Istilah Otomotif Pada Bagian Mobil yang Wajib Anda Ketahui! – Industri otomotif memiliki bahasa teknis yang kaya dengan istilah-istilah khusus. Bagi para pemilik mobil dan penggemar otomotif, mengenal istilah-istilah tersebut bisa sangat membantu, baik untuk merawat kendaraan, memahami spesifikasi, maupun saat berkonsultasi dengan mekanik atau dealer. Artikel ini akan membahas berbagai istilah server thailand otomotif yang terkait dengan bagian-bagian mobil yang wajib Anda ketahui untuk lebih memahami kendaraan Anda.
Istilah Otomotif Pada Bagian Mobil
1. Mesin (Engine)
Mesin adalah jantung dari mobil yang berfungsi untuk mengubah energi kimia dari bahan bakar menjadi energi mekanik untuk menggerakkan kendaraan. Otomotif terdiri dari beberapa komponen utama seperti silinder, piston, dan katup. Ada berbagai jenis mesin, seperti mesin bensin, diesel, dan mesin listrik pada mobil listrik.
- Piston: Komponen bergerak dalam mesin yang mengubah tekanan dari Situs Slot Malaysia pembakaran bahan bakar menjadi gerakan mekanik.
- Silinder: Ruang tempat piston bergerak. Ukuran dan jumlah silinder mempengaruhi daya mesin.
2. Transmisi (Transmission)
Transmisi adalah sistem yang mengatur pengalihan tenaga dari mesin ke roda. Fungsinya adalah untuk mengatur kecepatan dan torsi yang diteruskan ke roda mobil, tergantung pada kecepatan kendaraan dan kebutuhan pengemudi.
- Manual Transmission: Sistem transmisi yang memerlukan pengemudi untuk mengganti gigi secara manual dengan menggunakan kopling dan tuas persneling.
- Automatic Transmission: Sistem transmisi yang mengubah gigi secara otomatis berdasarkan kecepatan mobil tanpa membutuhkan interaksi pengemudi.
- CVT (Continuously Variable Transmission): Jenis transmisi otomatis yang menggunakan sabuk dan pulley untuk menghasilkan rasio gigi yang terus berubah tanpa batasan tetap.
3. Sistem Suspensi (Suspension System)
Sistem suspensi adalah sistem yang menghubungkan bodi mobil dengan roda dan Slot Bet 200 bertugas menyerap guncangan serta menjaga kenyamanan pengendara. Suspensi juga mempengaruhi stabilitas kendaraan saat berbelok atau melaju di jalan bergelombang.
- Shock Absorber (Peredam Kejut): Komponen yang menyerap energi dari guncangan dan strawhatpoolcare.com mengurangi getaran yang dirasakan oleh pengemudi.
- Spring (Pegas): Komponen yang menyimpan energi dan membantu menopang berat mobil serta mengurangi guncangan.
4. Sistem Pengereman (Braking System)
Sistem pengereman berfungsi untuk mengurangi atau menghentikan laju kendaraan. Ada beberapa jenis sistem pengereman yang digunakan pada mobil.
- Disc Brake (Rem Cakram): Sistem pengereman yang menggunakan cakram besi dan kaliper untuk mencengkeram cakram dan memperlambat laju mobil.
- Drum Brake (Rem Tromol): Sistem pengereman yang menggunakan drum berputar dengan sepatu rem untuk menciptakan gesekan dan mengurangi kecepatan kendaraan.
- ABS (Anti-lock Braking System): Sistem yang mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, sehingga kendaraan tetap bisa dikendalikan.
5. Sistem Pemindahan Tenaga (Drivetrain)
Drivetrain adalah sistem yang mentransfer tenaga dari mesin ke roda. Ini mencakup berbagai komponen yang berhubungan dengan roda penggerak.
- FWD (Front-Wheel Drive): Sistem penggerak roda depan yang menyalurkan tenaga mesin ke roda depan.
- RWD (Rear-Wheel Drive): Sistem penggerak roda belakang yang menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang.
- AWD (All-Wheel Drive): Sistem penggerak semua roda yang menyalurkan tenaga ke semua empat roda untuk meningkatkan traksi, terutama di jalan licin.
- 4WD (Four-Wheel Drive): Sistem yang mirip dengan AWD, namun sering digunakan pada kendaraan off-road. 4WD memiliki opsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan penggerak empat roda sesuai kebutuhan.
Baca juga : Menjaga Mobil Anda Agar Aman dari Polusi Udara
6. Kondisi Ban dan Roda (Tires and Wheels)
Ban adalah salah satu bagian mobil yang sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara. Ban yang tidak dalam kondisi baik bisa memengaruhi performa mobil dan meningkatkan risiko kecelakaan.
- Tread: Pola pada permukaan ban yang berfungsi untuk meningkatkan traksi dan mengalirkan air, mencegah mobil tergelincir.
- Sidewall: Bagian samping ban yang memberi informasi tentang ukuran ban, tipe, dan tekanan yang disarankan.
- Rim: Velg atau pelek yang menjadi tempat untuk menempatkan ban.
7. Sistem Pengapian (Ignition System)
Sistem pengapian bertanggung jawab untuk memulai pembakaran bahan bakar dalam mesin dengan menghasilkan percikan api yang membakar campuran udara dan bahan bakar.
- Spark Plug (Busi): Komponen yang menghasilkan percikan api untuk memulai pembakaran dalam ruang bakar mesin.
- Distributor: Komponen yang mengatur distribusi arus listrik ke busi untuk mengatur waktu pengapian.
8. Sistem Pendingin (Cooling System)
Sistem pendingin pada mobil berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tetap optimal dan mencegah mesin dari overheating.
- Radiator: Komponen utama dalam sistem pendingin yang berfungsi untuk mengalirkan panas dari cairan pendingin yang mengalir melalui mesin.
- Thermostat: Komponen yang mengatur suhu cairan pendingin agar tetap dalam batas yang aman.
- Coolant: Cairan pendingin yang digunakan untuk menyerap panas dari mesin dan mencegah terjadinya overheating.
9. Sistem Elektrikal dan Baterai (Electrical System and Battery)
Sistem elektrikal pada mobil mencakup semua komponen yang berfungsi dengan listrik, termasuk sistem penerangan, sistem pengapian, dan sistem pengisian daya.
- Battery (Aki): Sumber listrik utama pada mobil yang menyuplai energi untuk starter, lampu, dan perangkat elektronik lainnya.
- Alternator: Komponen yang mengisi ulang daya baterai saat mesin beroperasi dan menyuplai listrik ke sistem mobil.
- Fuses (Sekring): Komponen yang melindungi sistem kelistrikan mobil dengan memutus aliran listrik jika ada beban berlebih.
10. Sistem Kendali dan Setir (Steering System)
Sistem kemudi pada mobil berfungsi untuk mengarahkan roda depan mobil. Setir adalah bagian utama dari sistem kemudi.
- Power Steering: Sistem kemudi yang menggunakan pompa hidraulik atau listrik untuk memudahkan pengemudi dalam mengendalikan arah kendaraan.
- Rack and Pinion: Sistem yang mengubah gerakan putar setir menjadi gerakan linier untuk menggerakkan roda depan.
11. Sistem Pembuangan (Exhaust System)
Sistem pembuangan berfungsi untuk mengeluarkan gas buang hasil pembakaran bahan bakar keluar dari mesin dan meminimalisir polusi.
- Muffler (Peredam Suara): Komponen yang mengurangi suara bising yang dihasilkan oleh gas buang saat melewati saluran pembuangan.
- Catalytic Converter: Komponen yang mengurangi emisi berbahaya dengan mengubah gas beracun menjadi gas yang lebih aman sebelum dibuang ke atmosfer.
12. Interior dan Fitur Kenyamanan (Interior and Comfort Features)
Bagian interior mobil juga memiliki banyak komponen yang meningkatkan kenyamanan dan pengalaman berkendara.
- Dashboard: Panel yang berisi instrumen dan kontrol kendaraan, termasuk speedometer, tachometer, indikator bahan bakar, dan kontrol AC.
- Infotainment System: Sistem multimedia yang mencakup radio, pemutar media, sistem navigasi, dan konektivitas Bluetooth.
- Airbag: Sistem pengaman yang mengembang dengan cepat untuk melindungi pengemudi dan penumpang dalam kecelakaan.
13. Sistem Pencahayaan (Lighting System)
Sistem pencahayaan pada mobil berfungsi untuk memberikan penerangan yang cukup di jalan serta memberi sinyal kepada pengemudi lain.
- Headlights (Lampu Depan): Lampu utama yang digunakan untuk menerangi jalan di depan mobil.
- Taillights (Lampu Belakang): Lampu yang terletak di bagian belakang mobil untuk memberi sinyal kepada pengemudi yang berada di belakang mobil.
- Turn Signal (Lampu Sein): Lampu yang digunakan untuk memberi sinyal saat berbelok atau mengubah laju kendaraan.
Memahami berbagai istilah otomotif pada bagian-bagian mobil tidak hanya membuat Anda lebih mengerti cara kerja kendaraan Anda, tetapi juga dapat membantu Anda merawat mobil dengan lebih baik. Dengan mengetahui istilah-istilah ini, Anda akan lebih percaya diri dalam melakukan perawatan atau saat berdiskusi dengan teknisi atau mekanik mobil.